Menggapai Kebahagiaan Dunia Akhirat

“bagaimana kita meraih kebahagiaan didunia dan diakhirat”. Untuk mencapai itu kita butuh bekal, dan bekal yang paling utama adalah ilmu. Tidak mungkin seseorang mencapai kebahagiaan kalau dia tidak tahu dan paham apa itu kebahagiaan. Tidak mungkin seseorang mencapai apa yang ia kejar kalau dia tidak tahu jalan menuju tujuannya. Maka untuk mencapai tujuan yang kita dambakan kita membutuhkan ilmu untuk meraihnya.

Banyak orang salah paham tentang kebahagiaan. Ada yang mengira bahagia itu dengan banyak harta. Tetapi ita lihat, Pangeran Charles seorang raja Inggris, mempunyai kekayaan yang sangat luar biasa, istana yang megah, isteri yang cantik, ternyata berakhir dengan kehancuran rumah tangganya. Istreinya yaitu Lady Diana lari dari istana memncari kebahagiaan ditempat lain. Banyak orang mengira kebahagiaan itu terdapat dalam keduudkan. Akhirnya dengan segala cara, dengan menyogok sana sini, dia harus mendapatkan kedudukan. Ternyata kedudukan juga belum tentu menjadikan ia bahagia. Banyak orang yang gelisah hidupnya, meronta-ronta jiwanya karena ternyata kedudukan malah menjadi beban baginya. Banyak orang mengira kebahagiaan terdapat dalam kenikmatan sex. Kemana-mana dia berzina, pindah dari wanita yang satu kewanita yang lain. Tetapi makin banyak wanita yang ia zinahi makin sengsara hidupnya. Akhirnya, kegelisahan terus mencengkram jiwanya, dia tidak menemukan kebahagiaan disana.
https://aang-zaeni.blogspot.com/2018/01/menggapai-kebahagiaan-dunia-akhirat.html

Amerika pernah heboh, dunia juga menjadi heboh, gara-gara seorang presiden yang bernama Bill Clinton berselingkuh (berzina) dengan Monica Lewinsky. Dan ternyata perzinahan mereka bukan membuat mereka semakin bahagia tapi semakin semakin gelisah bahkan sang presiden dituntut oleh rakyatnya untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya. Kebahagiaan tidak terdapat dalam kepuasan sexual.

Allah yang menciptakan alam dan isinya, Allah yang menciptakan manusia, maka Dialah yang lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh manusia. Dia yang lebih tahu apa yang diinginkan oleh jiwa manusia. Maka tidak ada kebahagiaan bagi seseorang untuk mencari jalan kebahagiaan diluar Allah Swt. Setan tidak mungkin memberikan jalan kebahagiaan. Setan tidak akan pernah memberikan kesenangan bagi manusia. Setan lebih suka melihat manusia hidup bersama-sama hawa nafsunya. Seseorang yang dimanja oleh hawa nafsunya dia akan terus pindah dari kemaksiatan yang satu ke kemaksiatan yang lain. Dan akhirnya hidupnya terombang-ambing dalam kegelisahan yang luar biasa dan dia tidak akan menemukan kebahagiaan. Hanya ketenangan iman yang akan memberikan kebahagiaan. Hanya ketundukan total kepada Allah Swt yang bisa memberikan ketenangan jiwa.

Makanya, salah satu pecahan dari kata al-iman adalah al-amnu yang berarti rasa aman. Di dalam jiwa manusia ada satu sisi, yang sisi itu tidak akan pernah menemukan ketenangan kalau tidak diisi dengan iman. Dan manusia akan terus hancur jiwanya, tidak pernah menemukan ketenangan jiwanya kalau tidak diissi dengan iman kepada Allah dan ketunduksn total kepada Allah. Silahkan bangun rumah yang megah, silahkan raih harta yang banyak, silahkan capai apa yang kau inginkan didunia, tapi bilaman jiwa manusia kosong dia tidak akan pernah menemukan kebahagiaan.

Pada kesempatan ini, saya tidak akan mengupas hal tersebut diatas lebih jauh, tapin saya ingin menceritakan dan menunjukan buku-buku yang membahas tentang kesalahan-kesalahan dan kecelakaan yang telah dibuat oleh orang-orang terdahulu. Untuk kita jadikan i’tibar atau pelajaran supaya kita tidak mengulanginya pada masa kini.

Didalam al-Quran Allah Swt telah memberikan contoh manusia yang paling celaka. Allah pernah menyebut satu surat yang namanya surat al-Lahab, yang berarti manusia yang paling celaka dan tidak akan pernah tenang hidupnya yaitu Abu Lahab. Allah juga menceritakan fir’aun bahkan Fir’aun ini lebih disebutkan lebih dari 100 tempat, karena betapa pentingnya manusia belajar dari Fir’aun agar ia tidak mengalami kecelakaan dan kesalahan yang dilakukan oleh Fir’aun. Allah sudah menyebutkannya berulang-ulang dalam al-Qur’an tapi tetap saja manusia lalai, tetap saja manusia meniru jejak-jejak langkah Fir’aun. Artinya, kepemimpinan ala Fir’aun kita warisi, kita tiru. Dan kepemimpinan seperti ini sering kali mewariskan kesengsaraan bagi rakyatnya. Karena itulah, kerakusan Fir’aun janngan sampai terulang pada diri peribadi-peribadi modern sekarang ini.

Mengapa kita harus mempunyai ilmu? Karena manusia tanpa ilmu agama dia tidak akan pernah bahagia. Manusia akan celaka kalau dia tidak mengetahui apa yang harus dia lakukan untuk menuju Allah Swt.

Ada sebuah buku yang berjudul maa dza qoddaol ‘alam lilhinthotil muslimin “Bagaimana manusia dan dunia hancur dan rugi karena umat Islam lemah dan tidak mampu menyebarkan risalahnya“. Ini dibuktikan oleh pemikkir dunia yang bernama as-Syeikh Abul Hasan an-Nadiyyi seorang ulama asal India. Buku ini merupakan best seller ditulis dalam bahasa Arab, Inggris dan juga sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Buku ini menggambarkan betapa umat Islam harus mampu menunjukan risalahnya, harus pandai menyebarkan risalahnya. Karena kalau umat Islam lemah dan ajaran Islam tidak tersebar maka manusia akan mengikuti setan. Kalau manusia sudah mengikuti setan maka yang terjadi adalah kesengsaraan. Tidak jarang ayah membunuh anaknya karena mengikuti setan, anak membantai orang tuanya karena ikut setan. Islam tidak pernah mengajarkan seperti itu, bahkan Islam mengajarkan seorang anak harus menhormati orangtuanya begitu juga sebaliknya. Tapi lihat sekarang, dimedia masa baik cetak maupun elektronik banyak suami yang tega membunuh isterinya, anak membunuh orang tuanya, bukan hanya itu tapi juga memotong-motonngnya, mencincang-cincangnya tanpa ada rasa kemanusiaan sama sekali.

Didalam buku ini akan saya bacakan beberapa bukti yang sungguh mengeriaqkn dan mengharukan bagi kita. Bukit-bukti itu adalah;

Bagaimana nasib agama ketika manusia mengikuti hawa nafsu dan akalnya.

Disebutkan dalam buku ini, agama-agama besar yang dulu Allah turunkan kepada manusia pada masa dan umat tertentu melalui Nabi-Nabi mereka. Ternyata, setelah Nabi mereka meninggal dunia agama telah menjadi permainan, diubah, direvisi, dibongkar dan tidak ada lagi wujud aslinya. Sekarang yang tersisa hanyalah tinggal namanya saja. Agama Nasrani, agama Yahudi tinggal namanya saja, aslinbya sudah mereka ubah dan mereka bongkar pasang.

Perhatikan, ketika manusia mengikuti hawa nafsunya ketika akal mengendalikan hidup manusia, maka perhatikan, mereka sanngat berani kepada Allah, sampai-sampai agama yang harus mereka ikuti diobrak-abrik. Sekarang dalam tubuh Islam pun sudah muncul gejala-gejala seperti itu. Orang Islam sudah berani mengobrak abrik Al Quran, sudah berani mengobrakabrik Pribadi Rasululah saw. Dikatakan Al Quran sudah tidak lengkap lagi banyak salahnya, kemudian dikatakan juga Rasulullah itu bukan Nabi untuk seluruh zaman, dia hanya tokoh sejarah untuk zamannya sajadan orang Arab saja. Yang mengatakan demikian adalah umat Islam sendiri, kalau umat Islam sudah berani mengatakan seperti itu, berarti mereka sudah hilang Imannya.

Dikatakan pula bahwa at tauhid yang dikarang oleh orang Babil, orang-orang Yahudi mengambilnya sebagai kita bsuci mengesampingkna kitab taurat. KitabTaurat yang Allah turunkan kepada mereka sduah tidak menjadi pegangan lagi, tapi yang menjadi pegangan adalah kitab talmud. Nah, kalau ALK Quran sdudah dikatakan tidka lengkap, banuyak yang salah maka lama-lama kita tidka aka npunya Al Quran lagi, mereka sudah mulai menyebutkan ayat ini, sur5at ini, sudah tidka berlaku lagi, sudah tidka cocok lagi dan sduah tidka relevan lagi dengan zaman. Sudah terbukti bahwa agama pada zaman dahulu ketika manusia ikut hawa nafsu setan, agama menjadi permainan.

Disebutlkan lagi disini, orang-orang Majusi menyembah matahari empat kali sehari dan mereka juga menyembah bulan, api dan air. Perhatian, air yang notabene makhluk disembah. Karena apa ? Karena kalau akal tidak dibimbing oleh wahyu dia akan bingung. Sementara manusia membutuhkan kepuasan rohani. Maka ketika yang membimbing untuk beriman akal sajamaka akhirnya bimbingannya menjadi salah. Yang disembah bulan, matahari, air bukan dzat yang menciptakan itu semua. Ternyata akal manusia bukan untuk menandingi Allah tetapi akal ciptaan Allah untuk memahami wahyu.

Ini adalah salah satu bukti bahwa manusia tidka akan pernah mencapai kebahagiaan kalau tidka mempunyai Ilmu yang benar, maka syarat utama untuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat adalah dia harus mempunyai Ilmu yang benar, persepsi yang benar. Karena apapun keikhlasan manusia kalau ternayta Ilmunya salah maka tata cara pelaksanaannya pun salah. Dan ketika tata caranya salah, maka amalnyapun tidka diterima.

Saya seringkali menyaksikan Bapak-bapak yang wudhu di masjid mencuci tangannya hanya sampai dibawah siku membasuh kakipun sama hanya bagian depannya saja belakanya tidak, maka wudhunya tidka sah. Dan ketiak wudhu tidak sah, maka shalatnyapun tidak sah. Rasulullah pernah suatu kali melihat salah seorang berwudhu, kaki belakanyatidak basah, tidak dibasuh, makarasul langsung berkata dan berteriak: “Masuk neraka wail kaki sebelah belakang yang tidak terbasuh air“. Inilah pentingnya Ilmu sehingga keikhlasan dan Ibadah kita bisa diterima.

Dikatakan pula dalam hal ini bahwa orang-orang Brahma (hindu) merekas mempunyai kehebatan membuat Tuhan setiap hari. Karena setiap hari membuat Tuhan akhirnya Tuhan mereka sekarang berjumlah 330 juta Tuhan. Inilah akibat dari akal yang membimbing Iman. Urusan Iman bukanlah urusan akal tapi Iman adalah urusan wahyu yang harus dipelajari dari Allah swt. Kita mempelajarinya melalui majlis-majlis Ilmu. Tapi Ingat, kita sekarang salah kaprah, majlis Ilmu yang seharusnya untuk menuntut ilmu sekarang dijadikan hiburan. Mendatang ipoengajian kalau penceramahnya lucu bukan mengambil Ilmunya. Kalau yang sudah adalah hiburan, Ilmu tidak akan dapat tetapi kalau kita mencari Ilmu, jiwa kita akan bahagia dan tenang.

Banyak orang mengira kebahagiaan itu terdapat dalam hiburan. Akhirnya mereka mencari tempat-tempat hiburan, tempat-tempat yang lucu. Apakah itu kebahagiaan ? itu jelas bukan kebahagiaan.. Bahkan Imam Ghozali dalam Ihya Ulumuddin mengatakan “Katsratud dakhi tumitul qalbu“ Artinya: banyak tertawa mematikan hati. Hati kita akan mati kalau terlalu sering tertawa, Sekarang kita menyangka bahwa tertawa adalah penenang hati. Tidak, tertawa tidak menenangkan hati.hanya menghancurkan jiwa dan membuat kita semakin jauh dengan Allah. Rasuluolah saw bersabda dalam sebuah haditsnya: “Senadainya kamu tahu apa yang terdapat dalam jiwakudan kamu tahu apa yang aku lihat, kamu akan selalu menangisda ntidak ada kesempatan untuk tertawa“.

Rasulullah saw pernah melihat syurga, neraka, siksa dll. Sehingga kalau kita melihatnya, niscaya kita kan lebih sering menangis dan sedikit tertawa. Rasulullah tidak pernah mengajarkan sahabat-sahabatnya untuk tertawa, tapi bneliau mengajarkan sahabat-sahabatnya untuk serius, bersungguh-sungguh karena agama adalah perjuangan menuju Allah swt. Kadangkala kita mencari harta bangun tengah malam, jama tiga pergi ke pasar bersunguh mencari harta.Tapi kita mencari akhirat dengan tertawa. Masa seperti itu ? Kita mengejar syurga dengan tertawa tapi mengejar dunia dengan serius. Kita seringkali lebih serius mengejar harta tapi seringkali bermain-main mengejar akhirat.

Perhatikan bagaimana kecelakaan manusia ketika mereka tidak sungguh-sungguh mencari Ilmu agama. Seringkali pada zaman sekarang ini begitu banyak orang-orang yang sungguh mencari Ilmu urusan dunia tapi untuk urusan agama malasnya minta ampun. Karena Ilmu-ilmu dunia selalu saja bermuara pada uang.

Kita kembali lagi, Orang India (Hindu) sukanya menyembah yang enak-enak. Karena saking menyembah yang enak-enak mereka sampai-sampai menyembah kemaluan, mereka menyebutnya dengan sebutan maha dewa. Mereak menggambar laki-laki telanjang, wanita-wanita telanjang fitemboktembok mereka untuk disembah oleh penduduk negeri. Bahkan para ahli sejarah menyebutkan sebagian dari kelompok mereka menyembah laki-laki telanjang dan perempuan telanjang. Perhatikan, betapa liciknya manusia. Dan sekarang cara menyembahnya lain lagi. Dengan cara melihat gambar-gambar porno, melihat wanita-wanita telanjang, shalat tidak dipedulikan lagi. Yang dicari adalah kenikmatan-kenikmatan yang ebrsifat hawa nafsudaripada kepentingan kepada Allah swt. Bukankah itu penyembahan juga?

Di Romawi, disana ada sebuah tempat pertarungan seperti stadium olah raga, yang mereka tonton bukan pertandingan olahraga, tapi para gladiator yang bertarung sampai mati. Kadang-kadang yang dipertarungkan manusia dengan manusiadan kadang-kadang pula manusia dengan binatang. Inilah akibatnya mencari kebahgiaan dengan hanya menggunakan akal saja.

Kemudian di Syiria, rakyatnya mengalami kedzaliman setiap saat. Para pemimpin dzalim, mereka menarik pajak yang begitu besar sampai diluar kemampuan nya. Karena saking miskinnya akhirnya kebanyakan rakyat Syiria menjual anak-anak mereka, Ketiak Iman menjadi lemah dan manusia semakin bodoh dari nilai-nilai agama, maka kedzaliman semakin banyak dan pada akhirnya muncullah penyiksaan-penyiksaan terhadap manusia-manusia yang lemah. Dan ketika mereka tersiksa, miskin, akhirnya mereka terpaksa menjual anak-anak mereka karena lilitan hutang yang sangat besar. Maka, pada zaman itu akhirnya banyak budak-byudak yang diperjual belikan, sejarah berulang, saya pernah mendengar dan emlihat langsung di TV BBC, Di Eropa ada sebuah gedung besar yang menampung wanita-wanita yang menjual wanita dengan harga-harga tertentu. Maka berulanglah sejarah, sekarang pun banyak budak-budak yang dijual hanya mungkin kemasannya saja yang berbeda.

Di Iran, pada masa jahiliyah ada seorang yang bernama Mani. Dia berdakwah mengajak manuisa agar jangansampai menikah antara laki-laki dan perempuan. Akhirnya lama kelamaan bangsa iran mulai habis tidak mau menikah. Kemudian setelah Mani muncul madzhab mengajak dan mengajarkan bahwa harta orang lain adalah milik bersama. Manusia masuk ke rumah orang mengambuil isteri orang, mengambuilk harta orang itu boleh karena mulik bersama. Akhirnya timbul kekacauan dimana-mana. Lihatlah kertika akal yang mengajarkan maka manuisa bingung bagaimana cara hidup.

Kemudian saya mengajak untuk melihat manusia modern sekarang. Disini ada bukunya yang baru diterjemahkan dari bahasa Arab pengarangnya adalah Mamduh Al Azuby yang berjudul Amereika diambang keruntuhan. Jangan dikira bahwa Amerika yang begitu megah, jaringannya tersebar luasdi mancanegaera tidak ada kebobrokan didalamnya. Buku akan mengungkap kebobrokan dan keruntuhan Amerika berdasarkan penelitian Ilmiyah yang didasarkan dari data-data dan fakta-fakta yang kuat dan valid bukan kebohongan. Bukti-bukti itu adalah :

Pertama, Wanita Amerika setiap hari menghadapi ancaman perkosaan. Walaupun Free sex (sex bebas) sudah menjadi kebebasan mereka, tapi mereka tetap merasa was-was terhadap ancaman perkosaan. Tidak ada seorangpun yang bisa memberikan rasa aman sedikitpun kepada wanita disana. Makanya, sekitar 40 % wanita Amerika selalu membawa benda-benda tajam untuk mempertahankan diri dari bahaya seperti pisau lipat, pistol dan gas air mata di tas-tas mereka. Sekitar 25 % wanita Amerika belajar Ilmu bela diri seperti karate, taekwondo, silat dan lain-lain.

Pada abad pertengahan ada sebuah baju terbuat dari logam pada waktu perang dunia ke II dibuat untuk menjaga isteri-isteri serdadu perang agar tidak selingkuh. Baru setelah perang mereka perang kembali ke rumah dan dibuka kembali pakaiannya. Nha, sekarang rternyata wanita Amerika memilih pakaian seperti ini utnuk menghindari ancaman perkosaan. Dia pakai saat keluar rumah dan ia simpan kuncinya dirumah sehingga perkosaanpun tidakakan pernah berhasil. Bahkan disebutkan dalam sebuah penelitian, dengan promosiyang gencar disemua TV Amerika, perusahaan-perusahaan yang membuat pakaian ini memperoleh keuntungan 400 juta dolar dalam setahun. Ini menandakan begitu banyak wanita Amerika yang tidak terasa aman terhadap dirinya.

Ada sebuah kisah dari seorang wanita Amerika berumur 32 tahun yang bernama nyonya Genie. Dia adalah seorang perawat. Dia dipaksa oleh bosnya atau direktur rumah sakit untuk berhubungan intim dengannya, tapi dia menolak. Akhirnya, dia dikeluarkan dari rumah sakit kemudian dia sekarang jadi gelandangandan makan makanan dari sampah atau makanan basiDia berkata dalam sebuah catatan harian. Aku benar-benar menyesal menjalani hidup susah sebagai gel;andangan.Seandainya aku melayani dokter tersebut hidupku tentu tidak akan seperti ini walaupun aku harus menanggung aib. Keadaanku lebih baik daripada hidup dijalanan setriap hari menghadapi ancaman perkosaan. Kemudian keadaan orang-orang Amerika emngidap penyakit jiwa karena hampa dari nilai-nilai agama. Suatu penelitian yang dioakukan pada tahun 1994 diseluruh wilayah Amerika serikat, menemukan bahwa satu dari dua warga Amerika artinya 48 % me4ngalami disfungsi otak pada masa-masa tertentu. Salah seorang sosiolog bernama Ronald Silter dari Universitas Michigan, universitas ini merupakan pelopor dalam melakukan penelitian Ilmiah. Dia mengatakan penyakit jiwa tersebar luas di Amerika sepertiu halnya penyakit fisik, kalau anda duduk bersama dua orang salah satunya pasti terancam penyakit jiwa seperti halnya terancamnya penyakit influenza.

Makanya, rumah sakit yang banyak disana bukan rumah sakit fisik tapi rumah sakit jiwa. Dan tempat-tempat pelatihan jiwa pun disana banyak sekali karena mereka sangat membutuhkan pelatihan jiwa supaya jiwa mereka terisi, jiwa mereka kosong karena tidak eprnah mendengar adzan, al Quran, tidka pernah berdzikir mengingat Allah. Bagaimana jiwanya akan terobati sementara kebahagiaan itu terdapat dalam jiwa bukan dalam harta. Dari segi harta mereka kaya bahkan kalau mereka mempunyai harta kemudian disimpan di Bank, mereka bukan mengatas namakan dirinya tapi atas nama bunatang kesayangannnya.

90 % dari orang Amerika harus menaggung sendiri keadaan jiwa yang parah tersebut, seperti bingung, cemas dan defresi berat. Mereka selalu bingung, gelisah tidka tahu apa yang harus diperbuat. Ini karena jiwa mereka jhampa dari nilai-nilai rohani. Nilai-nilai materialisme telah mengusai kehidupan mereka dan mengalahkan peran agama. Arinya, yang dikejar dalam hidup ini hanya materi dan mereka tidak membutuhkan agama. Ahirnya kehampaan rohani membuat mereka merasa bebas berbuat apa saja, mereka sangat mengagung-agungkan kebebasan dalam segala hal terutama terutama dalam masalah sex. Apa yang mereka mau, maka dilakukan tidak ada hala haram, baik buruk karena ini mereka sudah beranggapan bahwa ini sudah merupakan hak asasi manusia (HAM). Sekarang fikiran-fikiran seperti ini sudah masuk ke Indonesia dan kita perlu untuk mawas diri dan mengcounter keluarga kita dari fikiran-fikiran tersebut.

Dan karena jiwa ,mereka hampa ahirnya mereka tertarik untuk megnikuti ajaran-ajaran sesat. Atau aliran-aliran sesat seperti aliran memuja syetan, aliran ini menganut kebebasan sex. Mereka boleh berhubungan sex dengan remaja atau gadis-gadis kelompok ini yang sengaja mereka datangkan untuk pesta sex gila bersama pemimpin mereka. Mereka juga membolehklan sex dengan mahramnya, ayah boleh menggauli anaknya, kakak boleh dengan adiknya bahkan anak dengan ibunya. Perhatikan disini, belum pernah kita mendengar dalam dunia binatang ada anak memperkosa ibunya. Tapi disinilah gilanya manusia keika mereka jauh dari agama.

Salah seorang wanita sekte penuja syetan mengatakan: Pada suatu hari kami diundang pada satu tempat kami semua mengenakan pakaian tipis dan kami tidak diperbolehkan ngomong kepada siapapun. Kemudian kami dipaksa melakukan hubungan sex dengan dalih kepatuhan kepada perintah setan. Anggapannya sex dapat menyembuhkan jiwa apalagi jika dilakukan dengan bersama pimpinan sekte yang merupakan wali syetan dibumi. Para wanita tersebut tidak bias menolak karena takut dengan murka syetan.

Di Amerika seriakt menurut perkiraan setiap hari terjadi sekitar satu juta setengah hubungan sex dengan bayaran uang yang telah disepakati dengan kedua belah pihak. Hasil angket menunjukan bahwa profesi menjual keindahan tubuh menduduki urutan kedua diantara profesi-profesi yang diharapkan oleh penduduk Amerika. Bahkan statistik ini menyebutkan 85 % gadis Amerika yang berumur 14-20 tahun berangan-angan menjadi pegawai sex. Kita lihat, betapa hancurnya moral disana dan kita takut pemikiran seperti itu merembet nmasuk ke dalam jiwa putera-puteri kita.

Bahkan Amerika yang disebut-sebut sebagai Negara paling aman ternayta paling bobrok. Disana keamanan tidak ada sama sekali. Disini disebutkan dari kota Los Angeles sampai kota Arkansas dari New York sampai texas geng-geng bersenjata menguasai jalanan sementara polisi diam tak berdaya menghadapi mereka. Kejahatan merajalela dimana-mana saementara aparat hukum tidak bias berbuat banyak bahkan terkesan membiarkan karena memang geng-geng serta preman-preman disana sangat ganas dan brutal.

Maka dari rangkaian pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa ketika ingin mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat maka kita harus mempunyai ilmu tentang itu (ilmu Allah/agama) yang mendalam dan mengamalkan ilmu tersebut dan mengajarkannya kepada orang lain. Mari kita kembali kepada fitrah, mari kita kembali kepada Islam, mari kita kembali tunduk kepada Allah swt bahwa Allahlah yang telahg mengajarkan kepada kita Ilmu yang benar dan baik. Wallahu a’lam.

Subscribe to receive free email updates: